Batu Pasarean Prabu Siliwangi di Pajajar Majalengka (Dok. Didno)

Petilasan Prabu Siliwangi di berbagai daerah di Jawa Barat sangat banyak, ada yang berupa tempat berkumpul dengan para petinggi dari berbagai daerah, tempat singgah sejenak, ada juga petilasan yang digunakan untuk bersemedi menenangkan diri.


Salah satu petilasan Prabu Siliwangi terletak di Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka yang berada di kaki gunung Ciremai. Di tempat ini terdapat batu petilasan yang dipercaya masyarakat sekitar adalah sebagai batu tempat Prabu Siliwangi bersemedi.
Gerbang menuju ke Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Tempat ini ramai dikunjungi oleh masyarakat terutama saat malam jumat kliwon, akhir pekan, hari raya, atau hari libur. Selain bisa melihat situs bersejarah petilasan dari Prabu Siliwangi, pengunjung juga bisa menikmati keindahan telaga, situ dan juga mata air Slendang Bidadari.

Akses menuju Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Di sekitar lokasi ini sering digunakan untuk tempat perkemahan dengan nama Bumi Perkemahan Prabu Siliwangi dengan dilengkapi beberapa fasilitas seperti kolam renang, arena outbond, sepeda air dan tempat kemah yang representatif.
Gerbang Masuk Ke Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Sebelum menuju ke petilasan Prabu Siliwangi pengunjung dikenakan tiket masuk ke lokasi sebesar 15 ribu untuk dewasa dan 10 ribu untuk anak-anak. Untuk sampai ke petilasan Prabu Siliwangi bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sepeda motor.

Tempat Istirahat sebelum mandi di Telaga (Dok. Didno)

Jika menggunakan kendaraan berbadan besar seperti bus dan truk, pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di depan Balai Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh. Kemudian harus berjalan kaki kurang lebih 1 km dari lokasi parkir. Sedangkan untuk kendaraan kecil hanya berjalan kaki sepanjang 400 meter ke tempat petilasan Batu Prabu Siliwangi.
Telaga yang ada di sekitar Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Di sekitar petilasan Prabu Siliwangi, pengunjung akan disuguhi pemandangan telaga dan hutan yang lebat. Pengunjung bisa mandi di sekitar petilasan Prabu Siliwangi sebelum masuk ke lokasi Batu Petilasan. Airnya sangat jernih dan dingin sehingga bisa melancarkan peredaran darah.

Telaga yang ada di sekitar Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Untuk masuk ke lokasi Batu Petilasan Pengunjung bisa meminta bantuan juru kunci untuk membukakan ruangan yang berisi batu besar yang dipercaya sebagai tempat bertapa atau bersemedi Prabu Siliwangi. Walaupun lampunya sudah dinyalakan tetapi tetap masih terasa samar-samar melihat batu petilasan tersebut.
Bumi Perkemahan Prabu Siliwangi Pajajar Rajagaluh (Dok. Didno)

Sebelum ke batu petilasan Prabu Siliwangi, pengunjung juga bisa melihat pesanggarahan Prabu Siliwangi. Tempat ini lebih terlihat seperti makam tetapi menurut pendapat juru kunci setempat makam tersebut bukan makam Prabu Siliwangi tetapi pesanggrahan atau tempat berkumpul antara Prabu Siliwangi dengan petinggi atau seseorang.

Tempat ini biasanya ramai dikunjungi pada waktu-waktu tertentu terutama malam Jumat Kliwon dan malam-malam yang dikeramatkan. Tapi sebagai pengunjung yang masih memiliki iman harus diingatkan lagi bahwa segala permintaan sebaiknya dipanjatkan kepada Allah SWT bukan kepada kuburan atau makam.
Nah jika Anda berkunjung ke Majalengka dan penasaran dengan petilasan dari Prabu Siliwangi, coba sempatkanlah berkunjung ke Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka. 

Menelusuri Petilasan Prabu Siliwangi Di Kaki Gunung Ciremai

Batu Pasarean Prabu Siliwangi di Pajajar Majalengka (Dok. Didno)

Petilasan Prabu Siliwangi di berbagai daerah di Jawa Barat sangat banyak, ada yang berupa tempat berkumpul dengan para petinggi dari berbagai daerah, tempat singgah sejenak, ada juga petilasan yang digunakan untuk bersemedi menenangkan diri.


Salah satu petilasan Prabu Siliwangi terletak di Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka yang berada di kaki gunung Ciremai. Di tempat ini terdapat batu petilasan yang dipercaya masyarakat sekitar adalah sebagai batu tempat Prabu Siliwangi bersemedi.
Gerbang menuju ke Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Tempat ini ramai dikunjungi oleh masyarakat terutama saat malam jumat kliwon, akhir pekan, hari raya, atau hari libur. Selain bisa melihat situs bersejarah petilasan dari Prabu Siliwangi, pengunjung juga bisa menikmati keindahan telaga, situ dan juga mata air Slendang Bidadari.

Akses menuju Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Di sekitar lokasi ini sering digunakan untuk tempat perkemahan dengan nama Bumi Perkemahan Prabu Siliwangi dengan dilengkapi beberapa fasilitas seperti kolam renang, arena outbond, sepeda air dan tempat kemah yang representatif.
Gerbang Masuk Ke Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Sebelum menuju ke petilasan Prabu Siliwangi pengunjung dikenakan tiket masuk ke lokasi sebesar 15 ribu untuk dewasa dan 10 ribu untuk anak-anak. Untuk sampai ke petilasan Prabu Siliwangi bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sepeda motor.

Tempat Istirahat sebelum mandi di Telaga (Dok. Didno)

Jika menggunakan kendaraan berbadan besar seperti bus dan truk, pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di depan Balai Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh. Kemudian harus berjalan kaki kurang lebih 1 km dari lokasi parkir. Sedangkan untuk kendaraan kecil hanya berjalan kaki sepanjang 400 meter ke tempat petilasan Batu Prabu Siliwangi.
Telaga yang ada di sekitar Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Di sekitar petilasan Prabu Siliwangi, pengunjung akan disuguhi pemandangan telaga dan hutan yang lebat. Pengunjung bisa mandi di sekitar petilasan Prabu Siliwangi sebelum masuk ke lokasi Batu Petilasan. Airnya sangat jernih dan dingin sehingga bisa melancarkan peredaran darah.

Telaga yang ada di sekitar Batu Pasarean Prabu Siliwangi (Dok. Didno)

Untuk masuk ke lokasi Batu Petilasan Pengunjung bisa meminta bantuan juru kunci untuk membukakan ruangan yang berisi batu besar yang dipercaya sebagai tempat bertapa atau bersemedi Prabu Siliwangi. Walaupun lampunya sudah dinyalakan tetapi tetap masih terasa samar-samar melihat batu petilasan tersebut.
Bumi Perkemahan Prabu Siliwangi Pajajar Rajagaluh (Dok. Didno)

Sebelum ke batu petilasan Prabu Siliwangi, pengunjung juga bisa melihat pesanggarahan Prabu Siliwangi. Tempat ini lebih terlihat seperti makam tetapi menurut pendapat juru kunci setempat makam tersebut bukan makam Prabu Siliwangi tetapi pesanggrahan atau tempat berkumpul antara Prabu Siliwangi dengan petinggi atau seseorang.

Tempat ini biasanya ramai dikunjungi pada waktu-waktu tertentu terutama malam Jumat Kliwon dan malam-malam yang dikeramatkan. Tapi sebagai pengunjung yang masih memiliki iman harus diingatkan lagi bahwa segala permintaan sebaiknya dipanjatkan kepada Allah SWT bukan kepada kuburan atau makam.
Nah jika Anda berkunjung ke Majalengka dan penasaran dengan petilasan dari Prabu Siliwangi, coba sempatkanlah berkunjung ke Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka. 

No comments:

Post a Comment