Air Terjun Penganti di Sungai Oyo
Air terjun di Sungai Oyo (Dok. Didno)
Setelah puas menyusuri Goa Gelatik dan Goa Pindul di Gunung Kidul, kami akhirnya kembali diajak pemandu wisata untuk menyusuri Sungai Oyo karena kami memilih paket wisata Goa Pindul dengan 3 obyek wisata yakni Goa Gelatik, Goa Pindul dan Rafting Sungai Oyo.

Untuk sampai di Sungai Oyo, kami haru menaiki kendaraan bak terbuka melintasi dusun-dusun yang berjarak sekitar 10 menitan. Tapi ini merupakan pengalaman yang menyenangkan apalagi bisa berbarengan dengan rekan-rekan lainnya dalam sebuah kendaraan bak terbuka.

Jalan menuju ke Sungai Oyo
Perjalanan menuju sungai Oyo (Dok. Didno)
Setelah berada di dekat sungai kami turun dan dikomandoi pemandu wisata untuk membawa ban masing-masing menuju ke Sungai Oyo. Untuk menuju sungai kami bersama rombongan harus berjalan kaki sekitar 500 meteran ke bibir sungai.

Pemandangan di kanan kiri jalan menuju ke Sungai Oyo sangat menarik karena ditanami pohon-pohonan seperti kayu manis, rumput gajah untuk pakan ternak, ketela pohon, kacang tanah dan lain-lain yang mempunyai nilai ekonomis.

Sungai Oyo
Bersiap melakukan arum jeram di sungai Oyo (Dok. Didno) 
Pada saat kami memasuki sungai, kondisi air tidak terlalu deras dan tidak terlalu tinggi sehingga cukup nyaman untuk mengarungi sungai Oyo ini. Seperti halnya memasuki goa Pindul, kami dibantu oleh pemandu wisata untuk menyusuri sungai Oyo ini.

Tapi bedanya kami tidak terus-terusan bergandengan satu sama lain. Mengingat airnya tidak terlalu deras sehingga jika tercerai berai pun bisa dengan cepat menyusulnya. Tidak begitu jauh dari tempat kami terjun ke sungai, kami menemukan air terjun yang airnya masuk ke Sungai Oyo.

Air Terjun Pengantin
Renang di dekat air terjun pengantin di Sungai Oyo (Dok. Didno) 
Kami dan rekan-rekan berhenti di sekitar air terjun ini. Beberapa rekan memberanikan diri untuk menaiki batu besar kemudian terjun ke Sungai Oyo, sementara yang bernyali kecil langsung menuju ke air terjun Pengantin.

Mereka juga asyik berfotoria di sekitar air terjun Pengantin ini, beruntung di tempat ini hampir semua sinyal operator seluler cukup kuat untuk mengunggah foto ke media sosial facebook atau Instagram. Puas berfoto-foto ria, kami akhirnya meneruskan perjalanan kembali menggunakan ban yang sudah disiapkan oleh pengelola.

Jembatan swadaya masyarakat sekitar Sungai Oyo
Menikmati arus sungai Oyo (Dok. Didno)
Disini baru para pengunjung kembali bergandengan satu sama lain karena melintasi sungai yang cukup panjang sekitar 1,5 km. Pemandu wisata juga menjelaskan ada satu jembatan yang cukup tinggi, awalnya jembatan tersebut sering hanyut diterjang air Sungai Oyo tetapi kini masyarakat bahu membahu membuat jembatan beton agar tidak sering hanyut.

Menurut pemandu wisata, aliran sungai Oyo tersebut akan sampai ke Pantai Parang Tritis di Gunung Kidul. Tetapi para pengunjung harus finish di tempat yang sudah ditentukan dan seluruh pengunjung akan diangkut kembali ke tempat parkir yang ada di Goa Pindul.

Itulah keseruan menikmati arum jeram di sungai Oyo Desa Bejiharjo Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta.  

Menikmati Keseruan Arum Jeram di Sungai Oyo Gunung Kidul

Air Terjun Penganti di Sungai Oyo
Air terjun di Sungai Oyo (Dok. Didno)
Setelah puas menyusuri Goa Gelatik dan Goa Pindul di Gunung Kidul, kami akhirnya kembali diajak pemandu wisata untuk menyusuri Sungai Oyo karena kami memilih paket wisata Goa Pindul dengan 3 obyek wisata yakni Goa Gelatik, Goa Pindul dan Rafting Sungai Oyo.

Untuk sampai di Sungai Oyo, kami haru menaiki kendaraan bak terbuka melintasi dusun-dusun yang berjarak sekitar 10 menitan. Tapi ini merupakan pengalaman yang menyenangkan apalagi bisa berbarengan dengan rekan-rekan lainnya dalam sebuah kendaraan bak terbuka.

Jalan menuju ke Sungai Oyo
Perjalanan menuju sungai Oyo (Dok. Didno)
Setelah berada di dekat sungai kami turun dan dikomandoi pemandu wisata untuk membawa ban masing-masing menuju ke Sungai Oyo. Untuk menuju sungai kami bersama rombongan harus berjalan kaki sekitar 500 meteran ke bibir sungai.

Pemandangan di kanan kiri jalan menuju ke Sungai Oyo sangat menarik karena ditanami pohon-pohonan seperti kayu manis, rumput gajah untuk pakan ternak, ketela pohon, kacang tanah dan lain-lain yang mempunyai nilai ekonomis.

Sungai Oyo
Bersiap melakukan arum jeram di sungai Oyo (Dok. Didno) 
Pada saat kami memasuki sungai, kondisi air tidak terlalu deras dan tidak terlalu tinggi sehingga cukup nyaman untuk mengarungi sungai Oyo ini. Seperti halnya memasuki goa Pindul, kami dibantu oleh pemandu wisata untuk menyusuri sungai Oyo ini.

Tapi bedanya kami tidak terus-terusan bergandengan satu sama lain. Mengingat airnya tidak terlalu deras sehingga jika tercerai berai pun bisa dengan cepat menyusulnya. Tidak begitu jauh dari tempat kami terjun ke sungai, kami menemukan air terjun yang airnya masuk ke Sungai Oyo.

Air Terjun Pengantin
Renang di dekat air terjun pengantin di Sungai Oyo (Dok. Didno) 
Kami dan rekan-rekan berhenti di sekitar air terjun ini. Beberapa rekan memberanikan diri untuk menaiki batu besar kemudian terjun ke Sungai Oyo, sementara yang bernyali kecil langsung menuju ke air terjun Pengantin.

Mereka juga asyik berfotoria di sekitar air terjun Pengantin ini, beruntung di tempat ini hampir semua sinyal operator seluler cukup kuat untuk mengunggah foto ke media sosial facebook atau Instagram. Puas berfoto-foto ria, kami akhirnya meneruskan perjalanan kembali menggunakan ban yang sudah disiapkan oleh pengelola.

Jembatan swadaya masyarakat sekitar Sungai Oyo
Menikmati arus sungai Oyo (Dok. Didno)
Disini baru para pengunjung kembali bergandengan satu sama lain karena melintasi sungai yang cukup panjang sekitar 1,5 km. Pemandu wisata juga menjelaskan ada satu jembatan yang cukup tinggi, awalnya jembatan tersebut sering hanyut diterjang air Sungai Oyo tetapi kini masyarakat bahu membahu membuat jembatan beton agar tidak sering hanyut.

Menurut pemandu wisata, aliran sungai Oyo tersebut akan sampai ke Pantai Parang Tritis di Gunung Kidul. Tetapi para pengunjung harus finish di tempat yang sudah ditentukan dan seluruh pengunjung akan diangkut kembali ke tempat parkir yang ada di Goa Pindul.

Itulah keseruan menikmati arum jeram di sungai Oyo Desa Bejiharjo Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar