Bioskop 4 Dimensi Indramayu (Dok. Didno)

Indramayu kini memiliki obyek wisata baru yang menarik terutama untuk anak-anak dan pelajar. Obyek wisata ini diberi nama Rumah Pintar Mutiara Bangsa Indramayu. Lokasinya tidak jauh dari obyek wisata Kolam Renang Bojongsari Indah. 

Tiket masuk ke obyek wisata Rumah Pintar Mutiara Bangsa Indramayu hanya sebesar Rp.35 ribu. Tiket tersebut sama rata baik untuk dewasa atau anak-anak kecuali balita di bawah dua tahun tidak dipungut biaya alias gratis, dan tiket ini untuk semua wahana termasuk ke bioskop 4 Dimensi.

Loket pembelian tiket masuk ke Rumah Pintar Mutiara Bangsa (Dok. Didno)

Setelah membeli tiket, pengunjung akan dicek tiketnya oleh petugas, setelah itu pengunjung diperbolehkan masuk ke ruangan. Pengunjung langsung disuguhi berbagai peralatan yang berhubungan dengan pelajaran fisika seperti magnet, proses terjadinya halilintar, bola listrik, lampu paralel dan lain-lain.

Wahana Ilmu Pengetahuan (Dok. Didno)

Anak-anak sangat menyukai peralatan yang ada di tempat ini terutama saat bermain pasir magnet yang ada di Rumah Pintar Mutiara Bangsa karena pasirnya bisa mengumpul pada magnet dan warna pasirnya akan berubah. Selain itu ada juga alat penyemprot dimana air bisa dari bawah bisa naik ke atas karena ada tekanan udara.
Bermain pasir dan magnet (Dok. Didno)

Ada juga putaran air, dimana pengunjung memutar alat dengan bejana berisi air sehingga air tersebut semakin lama semakin mengerucut ke bawah layaknya angin topan. Pengunjung tentu sangat suka dengan peralatan ini terutama anak-anak kecil.

Simulasi Gempa (Dok. Didno)

Di tempat ini pengunjung juga bisa melihat peralatan simulasi tsunami, dimana jika terjadi tumbukan dalam tanah kemudian air laut akan surut tidak berapa lama ombak tersebut akan kembali lagi ke pantai dengan kekuatan yang lebih besar.

Wahana Jungkir Balik (Dok. Didno)

Selain itu ada juga wahana jungkir balik, dimana pengunjung akan naik ke tempat duduk yang diakan diputar oleh dua orang petugas wahana tersebut. Sebelumnya mereka harus menggunakan helm dan sabuk pengaman terlebih dahulu untuk keamanannya. Mereka yang bernyali besar tentu tidak akan mengalami masalah.

Ada juga peralatan yang bisa digunakan untuk mengetahui bentuk suara yang diucapkan oleh pengunjung melalui mikrofon. Peralatan ini memiliki lampu indikator yang dipantulkan ke kertas berwarna hitam sehingga suara kita akan kelihatan melalui lampu indikator tersebut.
Alat peraga Paru-paru (Dok. Didno)

Selain berbagai peralatan yang menunjukkan dalam bidang fisika ada juga bidang biologi, dimana terdapat anatomi tubuh manusia, sistem pernafasan manusia yang disajikan dalam bentuk balon dan pegas yang bisa mengembang dan mengempis.

Wahana Flying Fox (Dok. Didno)

Setelah puas berada di sisi kanan, kami beranjak ke dalam dari ruangan ini. Di dalamnya terdapat rumah simulasi gempa, dimana pengunjung bisa merasakan getaran saat terjadi gempa bumi. Sayangnya wahana ini tidak bisa digunakan setiap saat karena harus diistirahatkan setiap 10 menit sekali untuk menghindari kompresornya panas.

Ada juga berbagai wahana optik, yang memperlihatkan terjadi bayangan pada cermin, cermin cekung, cermin cembung, serta pantulan cahaya yang mengakibatkan terjadinya pelangi, pantulan cahaya yang dipantulkan ke bagian transparan berbentuk segitiga, persegi, cembung dan cekung yang ternyata hasilnya berbeda-beda.
Sepeda dengan roda kotak (Dok. Didno)

Di luar tempat ini ada berbagai wahana menarik untuk belajar matematika seperti bilang binar untuk menebak tanggal lahir seseorang, menyusun puzzle, dan yang menarik adalah pengunjung bisa mencoba sepeda dengan roda depan berbentuk kotak.

Alat peraga (Dok. Didno)

Tidak jauh dari itu, ada juga peralatan yang menunjukkan sistem tenaga matahari dan pengaruh tekanan angin yang menyebabkan beca-becaan yang memiliki layar bisa berjalan dengan sendirinya karena ada tekanan angin.
Ruang 3 Dimensi (Dok. Didno)

Di sisi yang lainnya dari Rumah Pintar Mutiara Bangsa terdapat lukisan-lukisan tiga dimensi, dimana pengunjung bisa mengabadikan gambar seolah-olah sedang di puncak gunung, di laut, di cermin, di dalam rumah dan di dalam kamar terbalik. Tempat ini tentu sangat cocok bagi Anda yang hobi fotografi.

Ruang Terbalik (Dok. Didno)

Di lorong dekat dengan lukisan tiga dimensi ada lukisan yang sangat mirip dengan obyek wisata Karangsong, dan Pulau Biawak. Pengunjung bisa berpose di tempat ini seolah-olah sedang mengunjungi obyek wisata andalan dari Indramayu ini.

Telor Dinosaurus (Dok. Didno)

Kembali lagi ke dalam ruangan, pengunjung akan menemukan dinosaurus kecil, dinosaurus besar dan tentu saja telor dinosaurus. Pengunjung bisa masuk ke dalam telor dinosaurus untuk berfoto bersama dengan latar belakang dinosaurus.
Benda Pusaka di Gedung Mutiara Bangsa Indramayu (Dok. Didno)

Di tempat ini selain melihat berbagai pengetahuan alam, teknologi dan matematika, di pamerkan benda-benda bersejarah seperti keris, tombak dan senjata lainnya. Selain itu ada juga peralatan lain seperti katrol untuk menarik benda berat dan lainnya.
Di dalam Gedung Bioskop 4 Dimensi (Dok. Didno)

Tempat paling menarik di tempat ini adalah bioskop 4 Dimensi. Selain tidak dikenakan biaya lagi, bioskop ini menyajikan film 4 dimensi yang baru ada di wilayah III Cirebon. Setiap sesi bioskop ini hanya tersedia 62 tempat duduk sehingga pengunjung harus antri terlebih dahulu.

Kursi bagian depan tidak bergerak sedangkan kursi dibagian belakangnya bisa bergerak sesuai dengan apa yang terjadi di film. Film di bioskop ini mengajak pengunjungnya merasakan serodotan yang seolah-olah pengunjung sedang naik wahana tersebut.

Banyak pengunjung yang menjerit-jerit karena di film ini ada beberapa adegan ular yang seolah-olah akan menerkam pengunjung, ada juga putri duyung yang melempar kerang ke penonton dan adegan lainnya yang membuat penonton menjerit seru. Film 4 Dimensi ini berlangsung hanya sekitar 15 menit.

Galeri Bupati Indramayu (Dok. Didno)

Setelah itu pengunjung bisa melihat peralatan atau wahana lain, jika pengunjung sudah puas bisa meninggalkan tempat ini. Tetapi penunjung bisa melihat gambar pendopo, tugu mangga, gambar pendiri Indramayu dan bupati hingga sekarang. 


Jadi Ayo ke Indramayu karena sekarang ada Rumah Pintar Mutiara Bangsa sebagai obyek wisata edukasi dan hiburan. Jika Anda penasaran seperti apa keseruan di Rumah Pintar Mutiara Bangsa Indramayu silakan lihat videonya : 

Serunya Menonton Bioskop 4D di Rumah Pintar Mutiara Bangsa Indramayu

Bioskop 4 Dimensi Indramayu (Dok. Didno)

Indramayu kini memiliki obyek wisata baru yang menarik terutama untuk anak-anak dan pelajar. Obyek wisata ini diberi nama Rumah Pintar Mutiara Bangsa Indramayu. Lokasinya tidak jauh dari obyek wisata Kolam Renang Bojongsari Indah. 

Tiket masuk ke obyek wisata Rumah Pintar Mutiara Bangsa Indramayu hanya sebesar Rp.35 ribu. Tiket tersebut sama rata baik untuk dewasa atau anak-anak kecuali balita di bawah dua tahun tidak dipungut biaya alias gratis, dan tiket ini untuk semua wahana termasuk ke bioskop 4 Dimensi.

Loket pembelian tiket masuk ke Rumah Pintar Mutiara Bangsa (Dok. Didno)

Setelah membeli tiket, pengunjung akan dicek tiketnya oleh petugas, setelah itu pengunjung diperbolehkan masuk ke ruangan. Pengunjung langsung disuguhi berbagai peralatan yang berhubungan dengan pelajaran fisika seperti magnet, proses terjadinya halilintar, bola listrik, lampu paralel dan lain-lain.

Wahana Ilmu Pengetahuan (Dok. Didno)

Anak-anak sangat menyukai peralatan yang ada di tempat ini terutama saat bermain pasir magnet yang ada di Rumah Pintar Mutiara Bangsa karena pasirnya bisa mengumpul pada magnet dan warna pasirnya akan berubah. Selain itu ada juga alat penyemprot dimana air bisa dari bawah bisa naik ke atas karena ada tekanan udara.
Bermain pasir dan magnet (Dok. Didno)

Ada juga putaran air, dimana pengunjung memutar alat dengan bejana berisi air sehingga air tersebut semakin lama semakin mengerucut ke bawah layaknya angin topan. Pengunjung tentu sangat suka dengan peralatan ini terutama anak-anak kecil.

Simulasi Gempa (Dok. Didno)

Di tempat ini pengunjung juga bisa melihat peralatan simulasi tsunami, dimana jika terjadi tumbukan dalam tanah kemudian air laut akan surut tidak berapa lama ombak tersebut akan kembali lagi ke pantai dengan kekuatan yang lebih besar.

Wahana Jungkir Balik (Dok. Didno)

Selain itu ada juga wahana jungkir balik, dimana pengunjung akan naik ke tempat duduk yang diakan diputar oleh dua orang petugas wahana tersebut. Sebelumnya mereka harus menggunakan helm dan sabuk pengaman terlebih dahulu untuk keamanannya. Mereka yang bernyali besar tentu tidak akan mengalami masalah.

Ada juga peralatan yang bisa digunakan untuk mengetahui bentuk suara yang diucapkan oleh pengunjung melalui mikrofon. Peralatan ini memiliki lampu indikator yang dipantulkan ke kertas berwarna hitam sehingga suara kita akan kelihatan melalui lampu indikator tersebut.
Alat peraga Paru-paru (Dok. Didno)

Selain berbagai peralatan yang menunjukkan dalam bidang fisika ada juga bidang biologi, dimana terdapat anatomi tubuh manusia, sistem pernafasan manusia yang disajikan dalam bentuk balon dan pegas yang bisa mengembang dan mengempis.

Wahana Flying Fox (Dok. Didno)

Setelah puas berada di sisi kanan, kami beranjak ke dalam dari ruangan ini. Di dalamnya terdapat rumah simulasi gempa, dimana pengunjung bisa merasakan getaran saat terjadi gempa bumi. Sayangnya wahana ini tidak bisa digunakan setiap saat karena harus diistirahatkan setiap 10 menit sekali untuk menghindari kompresornya panas.

Ada juga berbagai wahana optik, yang memperlihatkan terjadi bayangan pada cermin, cermin cekung, cermin cembung, serta pantulan cahaya yang mengakibatkan terjadinya pelangi, pantulan cahaya yang dipantulkan ke bagian transparan berbentuk segitiga, persegi, cembung dan cekung yang ternyata hasilnya berbeda-beda.
Sepeda dengan roda kotak (Dok. Didno)

Di luar tempat ini ada berbagai wahana menarik untuk belajar matematika seperti bilang binar untuk menebak tanggal lahir seseorang, menyusun puzzle, dan yang menarik adalah pengunjung bisa mencoba sepeda dengan roda depan berbentuk kotak.

Alat peraga (Dok. Didno)

Tidak jauh dari itu, ada juga peralatan yang menunjukkan sistem tenaga matahari dan pengaruh tekanan angin yang menyebabkan beca-becaan yang memiliki layar bisa berjalan dengan sendirinya karena ada tekanan angin.
Ruang 3 Dimensi (Dok. Didno)

Di sisi yang lainnya dari Rumah Pintar Mutiara Bangsa terdapat lukisan-lukisan tiga dimensi, dimana pengunjung bisa mengabadikan gambar seolah-olah sedang di puncak gunung, di laut, di cermin, di dalam rumah dan di dalam kamar terbalik. Tempat ini tentu sangat cocok bagi Anda yang hobi fotografi.

Ruang Terbalik (Dok. Didno)

Di lorong dekat dengan lukisan tiga dimensi ada lukisan yang sangat mirip dengan obyek wisata Karangsong, dan Pulau Biawak. Pengunjung bisa berpose di tempat ini seolah-olah sedang mengunjungi obyek wisata andalan dari Indramayu ini.

Telor Dinosaurus (Dok. Didno)

Kembali lagi ke dalam ruangan, pengunjung akan menemukan dinosaurus kecil, dinosaurus besar dan tentu saja telor dinosaurus. Pengunjung bisa masuk ke dalam telor dinosaurus untuk berfoto bersama dengan latar belakang dinosaurus.
Benda Pusaka di Gedung Mutiara Bangsa Indramayu (Dok. Didno)

Di tempat ini selain melihat berbagai pengetahuan alam, teknologi dan matematika, di pamerkan benda-benda bersejarah seperti keris, tombak dan senjata lainnya. Selain itu ada juga peralatan lain seperti katrol untuk menarik benda berat dan lainnya.
Di dalam Gedung Bioskop 4 Dimensi (Dok. Didno)

Tempat paling menarik di tempat ini adalah bioskop 4 Dimensi. Selain tidak dikenakan biaya lagi, bioskop ini menyajikan film 4 dimensi yang baru ada di wilayah III Cirebon. Setiap sesi bioskop ini hanya tersedia 62 tempat duduk sehingga pengunjung harus antri terlebih dahulu.

Kursi bagian depan tidak bergerak sedangkan kursi dibagian belakangnya bisa bergerak sesuai dengan apa yang terjadi di film. Film di bioskop ini mengajak pengunjungnya merasakan serodotan yang seolah-olah pengunjung sedang naik wahana tersebut.

Banyak pengunjung yang menjerit-jerit karena di film ini ada beberapa adegan ular yang seolah-olah akan menerkam pengunjung, ada juga putri duyung yang melempar kerang ke penonton dan adegan lainnya yang membuat penonton menjerit seru. Film 4 Dimensi ini berlangsung hanya sekitar 15 menit.

Galeri Bupati Indramayu (Dok. Didno)

Setelah itu pengunjung bisa melihat peralatan atau wahana lain, jika pengunjung sudah puas bisa meninggalkan tempat ini. Tetapi penunjung bisa melihat gambar pendopo, tugu mangga, gambar pendiri Indramayu dan bupati hingga sekarang. 


Jadi Ayo ke Indramayu karena sekarang ada Rumah Pintar Mutiara Bangsa sebagai obyek wisata edukasi dan hiburan. Jika Anda penasaran seperti apa keseruan di Rumah Pintar Mutiara Bangsa Indramayu silakan lihat videonya : 

No comments:

Post a Comment