Wednesday, October 20, 2021

Bangkit Dari Pandemi Di Pantai Drini

 

Pantai Drini

Sudah lebih dari 1,5 tahun kita merasakan pandemi, sehingga kita tidak bisa traveling ke berbagai wilayah di Indonesia. Beruntung setelah kasusnya melandai pemerintah mulai mengizinkan beberapa tempat untuk dikunjungi.

 

Hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021, kami dan rombongan memutuskan untuk berwisata ke Yogyakarta walaupun belum sepenuhnya dibuka secara penuh obyek wisata di Yogyakarta tetapi kami masih bisa menikmati beberapa tempat yang terlihat masih sepi dari pengunjung atau wisatawan.

 

Nelayan di Pantai Drini

Pagi hari sekitar jam 06.30 sudah sampai di Pantai Drini Gunung Kidul, cuaca saat itu mendung sehingga matahari  belum menampakan diri dengan utuh. Tetapi kami melihat beberapa nelayan pergi ke laut untuk mencari ikan, dan cumi-cumi menggunakan perahu miliknya. Ombak laut yang tinggi tidak menyurutkan mereka untuk mencari nafkah.

 


Saat pertama kali datang hanya ada satu kendaraan jenis Elf dan 2 mobil pribadi yang ada di parkiran pantai Drini Gunung Kidul. Rupanya masih banyak orang yang enggan datang ke obyek wisata karena masih ada beberapa penyekatan bahkan tidak diizinkan masuk ke obyek wisata. Padahal kedatangan wisatawan sangat ditunggu para pengelola, petugas parkir, pedagang dan pemilik kamar mandi di sisi pantai.


 

Pantai Drini sangat menarik untuk dikunjungi karena memiliki beberapa keunikan. Diantaranya adalah memiliki pasir putih. Sehingga sangat cocok bagi Anda yang ingin bermain di sisi pantai atau sekedar berfoto ria karena hasilnya akan menakjubkan. Apalagi di sisi pantai terdapat payung-payung warna-warni untuk berteduh yang disewakan menambah keindahan pantai Drini. 


 

Memiliki tebing karang di sisi sebelah kanan seperti pahatan yang sengaja dibuat oleh manusia padahal bentuk tebing tersebut merupakan proses alami karena deburan ombak Pantai Selatan yang memang terkenal mencapai beberapa meter ketinggiannya.

 

Laguna Pantai Drini

Pantai Drini memiliki laguna, laguna sendiri adalah sekumpulan air asin yang terpisah dari laut karena terhalang pasir, batu karang atau lainnya. Airnya sangat jernih dan gelombangnya sangat kecil sehingga dimanfaatkan untuk bermain kano atau perahu kecil.

Pulau Drini

 

Pantai Drini memiliki sebuah Pulau yang Pulau Drini, sekarang untuk menuju akses ke Pulau sudah disediakan jembatan hanya dengan membayar tiket masuk Rp.3.000 per orang wisatawan sudah bisa menikmati keindahan pantai selatan. Dengan tinggi kurang lebih 100 meter di atas permukaan laut pengunjung bisa berswafoto atau foto karena ada beberapa spot yang menarik.

  

Jembatan penghubung ke Pulau Drini


Bahkan pengelola menyediakan beberapa papan dengan kata-kata unik untuk berfoto ria yang biasanya disukai oleh pengunjung. Di atas pulau karang ini terdapat tulisan besar berwarna merah yakni Pantai Drini.

Spot menarik di Pulau Drini

 

Dari atas pulau Drini ini pengunjung bisa mengambil gambar atau video dengan pemandangan ke pantai Drini yang berpasir putih dan bersih, laguna dengan dasar laut yang terlihat jelas dan tentunya Laut Selatan atau Samudera Hindia.

 

Kano di Laguna Pantai Drini

Jadi jika Anda jalan-jalan ke Pantai yang ada di Gunung Kidul jangan lewatkan Pantai Drini karena pesonanya tidak kalah dengan Pantai-pantai lainnya seperti Pantai Indrayanti, Pantai Kukup, Pantai Baron dan lain-lain.



Semoga pandemi segera berakhir dan kita bisa piknik kemanapun kita mau. Sehingga masyarakat yang ada di sekitar obyek wisata bangkit kembali dari keterpurukan.

0 Comments:

Post a Comment