Home » , » 11 Obyek Wisata di Bandung Cukup Dengan Berjalan Kaki

11 Obyek Wisata di Bandung Cukup Dengan Berjalan Kaki

Jalan-jalan di Kota Bandung (Dok. Deddy Huang)

Bandung kota yang dikenal dengan sebutan Kota Kembang, dan Paris Van Java memang menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di tanah air. Hawanya yang sejuk, orang-orangnya yang ramah, obyek wisata yang bervariasi dari keindahan alam, wisata kuliner, seni dan budaya, wisata sejarah, wisata belanja, wisata religi dan wisata edukasi semuanya ada di Kota Bandung.

Saat berkunjung ke Bandung, tidak semua orang memiliki waktu yang lama tinggal di Kota Bandung sehingga harus bisa memanfaatkan waktu yang sempit tersebut untuk bisa menikmati beberapa obyek wisata yang menarik di Kota Bandung.

Salah satu caranya adalah dengan mengunjungi satu tempat yang bisa mendapatkan beberapa obyek wisata. Tidak menggunakan kendaraan pribadi atau online karena akan terjebak kemacetan. Caranya adalah dengan berwisata dengan berjalan kaki di sekitar Jalan Asia Afrika Bandung. Dan di Bandung Anda bisa melakukan tersebut dengan berjalan kaki. 

Berikut 11 obyek wisata di Bandung dengan berjalan kaki :

Jalan Asia Afrika (Dok. Didno)

1. Jalan Asia Afrika. Jalan ini sangat legendaris banget karena menjadi tempat sejarah berlangsungnya Konferensi Asia Afrika. Jalan ini pernah dilalui oleh kepala pemerintahan negara-negara Asia Afrika dari Hotel Savoy Homann ke Gedung Merdeka.

Hotel Savoy Homann (Dok. Didno)

2. Hotel Savoy Homann. Hotel yang terletak di Jalan Asia Afrika ini menjadi tempat istirahat kepala pemerintahan pada saat Konferensi Asia Afrika, seperti Presiden Indonesia Soekarno, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru, dan Perdana Menteri RRC Zhou Enlai. Jika ada waktu bisa menginap di tempat ini tetapi jika tidak Anda bisa foto-foto dari jalan Asia Afrika saja.

Tugu 0 km Bandung (Dok. Didno)

3. Tugu Titik 0 Km Kota Bandung. Di seberang Hotel Savoy Homann ada tugu titik 0 Bandung yang menjadi tanda penomoran km dari Bandung ke kota lain. Tempat ini dijadikan titik nol sejak masa pemerintahan Belanda yakni pada masa Gubernur Jenderal Belanda, Mr. Herman Willem Daendels menyuruh membangun membangun kota, Daendels menancapkan tongkat di tempat ini. Tanah tempat menancapkan tongkat itulah yang sekarang menjadi titik nol Kota Bandung.

Foto bersama di Museum Konferensi Asia Afrika (Dok. Katerina)

4. Gedung Merdeka dan Museum Konferensi Asia Afrika. Tidak jauh dari Hotel Savoy Homann dan Tugu Titik 0 Km Bandung, ada gedung yang menjadi simbol perjuangan bangsa dari Asia dan Afrika. Dari Gedung Merdeka inilah muncul Dasa Sila Bandung yang menjadi pedoman bangsa-bangsa terjajah dalam berjuang memperoleh kemerdekaan. Di sampingnya Gedung Merdeka ada Museum Konferensi Asia Afrika yang menyimpan seluruh kenangan bersejarah dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) termasuk kursi yang digunakan untuk KAA pun masih utuh hingga sekarang. Bahkan beberapa bagian masih dibiarkan seperti aslinya waktu KAA.

Cikapundung Riverspot (Dok. Ali Muakhir)

5. Cikapundung Riverspot. Setelah keluar dari Museum Konferensi Asia Afrika kita bisa menikmati Cikapundung Riverspot. Sebelumnya tempat ini dijadikan mangkalnya para penjual Koran dan tabloid di kota Bandung tetapi setelah dibangun tempat santai dipinggir Sungai Cikapundung, tempat ini sering dijadikan tempat istirahat dan obyek wisata bagi pengunjung yang datang ke tampat ini. Pada malam hari di sekitar Cikapundung Riverspot sering dijadikan tempat bazar dan pagelaran musik.

Alun-alun Bandung (Dok. Didno)

6. Masjid Raya dan Alun-alun Bandung. Setelah dari Cikapundung Riverspot, Anda menyusuri Gedung PLN dan menuju ke Alun-alun Kota Bandung. Sebelum sampai Anda bisa berfoto ria di bawah jembatan dengan tulisan yang menarik. Pengunjung bisa berfoto ria bersama teman-teman di bawah jembatan tersebut. Setelah puas berfoto-foto, Anda menyeberang jalan Asia Afrika menuju alun-alun kota Bandung. Anda akan menemukan hamparan rumput sintetis seperti lapangan sepak bola di negara-negara Eropa. Tidak jauh dari lapangan tersebut ada Masjid Raya Bandung. Di kanan dan kiri masjid ini terdapat menara yang bisa dimanfaatkan untuk melihat keindahan kota Bandung dari ketinggian.

Jalan Dalem Kaum Bandung (Dok. Ali Muakhir)

7. Dalem Kaum. Jika rekan-rekan ingin berbelanja, maka tujuan berikutnya adalah Jalan Dalem Kaum. Di tempat ini banyak berdiri toko-toko dan pusat perbelanjaan. Pengunjung bisa berbelanja atau menikmati makanan yang ada di sekitarnya.

Warung Kopi Purnama (Dok. Katerina)

8. Warung Kopi Purnama. Setelah puas berbelanja, mungkin Anda lelah dan ingin makan atau sekedar ngopi. Maka ada tempat wisata kuliner yang legendaris sejak tahun 1930 lalu yang masih bertahan hingga kini, namanya Warung Kopi Purnama. Lokasi Warung Kopi Purnama terletak di Jalan Alkateri No.22 Bandung. Menu legendaris di tempat ini adalah Bubur Ayam dan Kopinya. Pada jam-jam makan pagi, siang dan malam tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh pembeli.

Penjara Bancey (Dok. Didno)

9. Penjara Soekarno. Setelah puas makan atau ngopi di Warung Kopi Purnama, Anda jalan kaki menuju ke Penjara Soekarno yang terletak di antara pertokoan Banceuy Bandung. Penjara ini dibangun oleh Pemerintah Belanda. Ada dua sel di penjara ini, yakni untuk tahanan politik dan tahanan rakyat jelata. Dan Presiden Indonesia pertama yakni Soekarno pernah dipenjara di sini.

Masjid Al Imtizaj Cikapundung (Dok. Ali Muakhir)

10. Masjid Arsitek Tionghoa. Tidak jauh dari Penjara Soekarno dan Cikapundung Riverspot ada sebuah masjid yang berbeda dari biasanya karena seperti bangunan China yakni Masjid Al-Imtizaj yang artinya pembauran atau Ronghe dalam bahasa Tionghoanya. Gapura masjid ini berbentuk kelenteng, di atasnya berdiri kubah. Di dalam bangunan ini masih mempertahankan budaya Tionghoa, tetapi sudah ada tulisan kalimat syahadat.

Foto di depan toko pertama di jalan Braga (Dok. Katerina)

11. Jalan Braga. Setelah melihat masjid arsitek Tinghoa atau melaksanakan shalat di tempat itu, Anda bisa langsung menuju ke Jalan Braga. Jalan ini mulai menggeliat setalah jam 12 Siang hingga pagi hari. Jajaran tempat ngopi dan nongkrong di tempat ini sangat bervariasi tinggal sesuaikan dengan keinginan Anda.

Itulah 11 tempat wisata yang bisa dikunjungi dengan berjalan kaki saat di Bandung. Tulisan ini terinspirasi dari tulisan kang Ali Muakhir yang berjudul 10 Wisata di Bandung yang Dijangkau dengan Jalan Kaki.

2 Comments:

  1. Woww… ternyata jalan-jalan kita kemaren dapet lumayan banyak ya. Musti ke Bandung lagi nih kapan-kapan :D

    ReplyDelete